Pemasaran

Pasar adalah tempat pertemuan antara pembeli dengan penjual atau antara permintaan dengan penawaran untuk melakukan transaksi jual beli sehingga membentuk suatu mekanisme pasar. Sedangkan pemasaran adalah sekelompok aktivitas yang saling berkaitan untuk mengidentifikasikan kebutuhan konsumen dan mengembangkan distribusi, promosi dan penetapan harga serta pelayanan untuk memuaskan kebutuhan konsumen pada tingkat tertentu.

Jenis-jenis pasar juga dibagi menurut bentuk, cara transaksi, barang yang dijual, dan keluasan distribusinya.

Menurut bentuk:

  • Pasar Nyata: pasar dimana barang-barangnya dapat dibeli secara langsung oleh pembeli.
  • Pasar Abstrak: pasar dimana barang-barangnya tidak dapat ditawar dan tidak dapat langsung dibeli.

Menurut Cara Transaksi:

  • Pasar Tradisional: pasar yang bersifat tradisional yang masih bisa dilakukan tawar-menawar.
  • Pasar Modern: pasar yang bersifat modern yang barang-barangnya dijual dengan harga pas dan dengan layanannya sendiri.

Menurut Barang yang Dijual:

  • Pasar Hewan
  • Pasar Sayur
  • Pasar Ikan
  • Pasar Buah
  • Pasar Loak (barang bekas)

Menurut Keluasan Distribusinya:

  • Pasar Lokal
  • Pasar Daerah
  • Pasar Nasional
  • Pasar Internasional

Kegiatan pemasaran harus dilaksanankan berdasarkan konsep pemasaran yang efisien, efektif dan bertanggungjawab sosial. Konsep managerial yang digunakan harus berorientasi kepada konsumen untuk mencapai tujuan. Perusahaan harus mengetahui keinginan konsumen dan kebutuhan konsumen, mengembangkan kualitas produk, menciptakan produk yang mudah didapat oleh konsumen dengan harga yang dapat dijangkau.

Tiga unsur konsep pemasaran:

  1. Orientasi pada konsumen
  2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara integral
  3. Kepuasan Konsumen

Konsep tersebut dapat juga dihubungkan dengan konsep dalam aktivitas pemasaran yaitu, konsep produksi yang menekankan bahwa produksi harus diutamakan dan harus dilakukan sebanyak-banyaknya, konsep produk yang berpendapat bahwa suksesnya pemasaran tergantung pada kualitas produk, konsep penjualan yang menempatkan sumber daya yang besar dibidang penjualan dan produksi, konsep pemasaran yang memfokuskan pada usaha mempertahankan produk dan melakukan promosi sebanyak-banyaknya, dan konsep pemasaran sosial yang menekankan bahwa tugas organisasi adalah memahami kebutuhan dan keinginan pasar dan memenuhi kebutuhan konsumen yang efektif.

Manajemen pemasaran adalah proses yang melibatkan analisa, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian yang mencakup barang, jasa dan gagasan yang tergantung pada pertukaran dengan tujuan menghasilkan kepuasan bagi pihak-pihak yang terkait.

Keadaan dan permintaan pasar:

  • Permintaan negatif: sebagian besar pasar tidak menyukai produk, bahkan berupaya menghindarinya.
  • Tidak ada permintaan: konsumen sasaran dapat saja tidak tertarik terhadap produk yang ditawarkan karena merasa tidak memiliki kepentingan terhadap manfaatnya.
  • Permintaan terpendam: banyak konsumen yangyang memiliki hasrat yang kuat terhadap sesuatu yang tidak dapat dipuaskan oleh produk dan jasa yang ada.
  • Permintaan yang menurun: setiap organisasi cepat atau lambat akan mengalami penurunan permintaan.
  • Permintaan yang tidak teratur: banyak organisasi menghadapi permintaan yang berubah-ubah menurut musim, hari atau bahkan jam, sehingga penggunaan kapasitas pun menjadi berkurang, menganggur atau bahkan berlebihan.
  • Permintaan penuh: suatu organisasi menghadapi permintaan penuh apabila organisasi itu puas terhadap volume usaha atau hasil yang telah dicapainya, terutama menyangkut jumlah permintaan yang diharapkannya.
  • Permintaan yang berlebihan: beberapa organisasi menghadapi permintaan yang lebih tinggi daripada yang dapat untuk dilayaninya.
  • Permintaan yang tidak sehat: produk-produk yang tidak sehat akan memunculkan upaya yang terorganisasi untuk mengurangi atau mencegah penggunaanya.

Bauran pemasaran adalah kombinasi dari variabel-variabel atau kegiatan ayng merupakan inti dari sistem pemasaran yang terdiri dari stategi produk, harga, promosi, dan distribusi. Bauran pemasaran yang dipilih harus disesuaikan dengan karakteristik pasar sasarannya. Jika pasar sasarannya adalah orang yang berpenghasilan tinggi, mungkin yang harus dikembangkan adalah produk special dengan harga tinggi, didistribusikan secara terbatas, dan dipromosikan dengan media-media bergengsi tinggi.

Tujuan sistem pemasaran:

  • Tingkat konsumsi masyarakat yang maksimum
  • Tingkat kepuasan konsumen yang maksimum
  • Tingkat pilihan konsumen yang maksimum
  • Kualitas hidup konsumen yang maksimum

Terdapat enam macam pendekatan yang biasa digunakan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi dalam pemasaran yaitu pendekatan

  • komoditi (commodity approach),
  • pendekatan kelembagaan (institutional approach),
  • pendekatan analitis atau efisiensi pemasaran (analytical approach),
  • pendekatan struktur tingkah laku dan penampilan pasar (SCP approach), dan
  • pendekatan manajemen pemasaran (marketing management approach).

Masing-masing pendekatan tersebut tidak dapat berdiri sendiri sehingga memerlukan pendekatan lainnya agar dapat memberikan manfaat yang lebih menyeluruh.

 

Referensi: google.co.id

Modul Pengantar Bisnis, Universitas Mercu Buana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s